Jati - BERDAYAKAN UMKM LOKAL, MAHASISWA KKN UPGRIS KELOMPOK 63 BANTU DIGITALISASI PADANG JAYA SNACK DIDESA JATI

BERDAYAKAN UMKM LOKAL, MAHASISWA KKN UPGRIS KELOMPOK 63 BANTU DIGITALISASI PADANG JAYA SNACK DIDESA JATI

KENDAL, PLANTUNGAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 63 yang bertugas di Desa Jati, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, menunjukkan komitmennya mendukung pengembangan Ekonomi Kreatif dan UMKM lokal melalui program kerja unggulan pendampingan digitalisasi usaha keripik tempe sagu “Padang Jaya Snack” milik Bu Nur.

Usaha ini dirintis pada tahun 2020 di tengah krisis pandemi Covid-19, saat Bu Nur memutuskan membangun usaha sendiri usai tidak lagi bekerja di perusahaan. Nama Padang Jaya Snack diambil dari kampung halamannya di Kabupaten Cilacap, dengan harapan usaha ini senantiasa membawa kemajuan dan keberkahan bagi keluarganya.

Sebagai program kerja unggulan, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 63 tidak hanya mendampingi proses produksi – mulai dari pengirisan tempe hingga penggorengan tradisional menggunakan tungku kayu bakar – tetapi juga menghadirkan inovasi digital untuk memperkuat branding usaha. Anggota KKN Nur Kholis Majid membuat kode QR (QR code) yang memuat informasi produk, nomor pemesanan, hingga detail lengkap Padang Jaya Snack, sehingga calon pembeli dapat mengakses informasi secara praktis hanya dengan memindai kode tersebut. Selain itu, Anggota KKN Fadhilah Dwi merancang stiker kemasan baru yang lebih menarik untuk mempercantik tampilan produk.

“Kami membuat QR code ini supaya calon pembeli lebih mudah mendapatkan informasi lengkap tentang produk, mulai dari varian rasa hingga cara pemesanan, cukup dengan memindai kode menggunakan ponsel,” ujar Anggota KKN Nur Kholis Majid.

Inovasi tersebut disambut baik oleh pemilik usaha. Pemilik Padang Jaya Snack Bu Nur mengaku sangat terbantu dengan hadirnya QR code dan stiker kemasan baru tersebut.

“Saya sangat terbantu dengan adanya QR code dan stiker baru ini. Sekarang produk saya terlihat lebih profesional dan pembeli jadi lebih mudah memesan,” ujar Pemilik Padang Jaya Snack Bu Nur.

Selain inovasi digital, tim KKN turut berdiskusi mengenai strategi pemasaran serta kendala produksi, seperti pengaruh perubahan cuaca pada bulan Desember-Januari terhadap proses fermentasi tempe. Mahasiswa berkomitmen memperkuat pemasaran offline maupun online usaha ini melalui optimalisasi media sosial.

Saat ini, produk Padang Jaya Snack dapat dipesan secara langsung (direct selling) maupun melalui akun Instagram resmi yang terhubung dengan kontak WhatsApp usaha, kini dilengkapi akses cepat melalui QR code buatan mahasiswa KKN.

Dengan hadirnya program kerja unggulan mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 63 di Desa Jati, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, UMKM Padang Jaya Snack diharapkan semakin dikenal luas oleh masyarakat di luar Kecamatan Plantungan dan terus tumbuh menjadi ikon oleh-oleh khas Desa Jati, Kendal.

 

KKN UPGRIS 26 


Dipost : 26 Agustus 2026 | Dilihat : 29

Share :