
Kendal – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 63 bersama warga menggelar kerja bakti membersihkan Mushola Nurul Huda di Dusun Dluwak, Desa Jati, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, Minggu (30/8/2026) pagi.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja lingkungan unggulan KKN Kelompok 63, yang dilaksanakan setelah mahasiswa melihat kondisi mushola yang kurang terawat. Dalam waktu singkat, mahasiswa bergerak mengajak warga sekitar untuk turun tangan membersihkan lantai, dinding, tempat wudu,karpet hingga halaman mushola.
Koordinator Desa KKN UPGRIS Kelompok 63, Nur Alamsyah, turut menggerakkan warga dan mahasiswa agar bekerja sama menuntaskan kegiatan tersebut. Ia menilai langkah mahasiswa patut diapresiasi karena lahir dari kepekaan sosial, bukan sekadar formalitas program kerja.
“Kami sangat mengapresiasi program kerja lingkungan ini karena benar-benar menjawab kebutuhan warga. Mahasiswa peka melihat kondisi mushola yang kurang terawat, lalu mengemasnya menjadi kegiatan nyata bersama warga. Sekarang mushola jadi lebih bersih dan nyaman dipakai untuk beribadah,” ujar Nur Alamsyah selaku Koordinator Desa KKN UPGRIS Kelompok 63.
Salah satu anggota KKN, Nyohan Wija Kusuma Edi Saputra, mengungkapkan kegiatan ini bermula dari keprihatinan pribadi saat beribadah dimushola.
“Kami memilih mushola ini sebagai sasaran program kerja lingkungan karena melihat langsung kondisinya yang berdebu, kacanya kotor, dan beberapa sudut temboknya penuh sarang laba-laba, padahal setiap hari dipakai warga untuk salat berjamaah. Kami ingin program kerja ini betul-betul dirasakan manfaatnya, makanya kami ajak warga untuk kerja bakti bersama,” ujar Nyohan Wija Kusuma Edi Saputra selaku Anggota KKN UPGRIS Kelompok 63.
Ia berharap kegiatan sederhana ini dapat menumbuhkan kesadaran warga untuk terus menjaga kebersihan tempat ibadah secara berkelanjutan, bahkan setelah masa KKN berakhir.
Antusiasme juga datang dari warga yang turut membantu jalannya kerja bakti. Khodifah, perangkat Desa Jati, mengaku senang bisa ikut membersihkan mushola bersama mahasiswa.
“Saya senang sekali ada adik-adik mahasiswa yang mau peduli sama mushola kami. Selama ini kami bersih-bersih sendiri, sekarang dibantu ramai-ramai jadi lebih cepat selesai dan hasilnya juga lebih bersih,” ujar Khodifah selaku Perangkat Desa Jati.
Kerja bakti berlangsung penuh keakraban antara mahasiswa dan warga Dusun Dluwak. Selain mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan menjadi pemantik semangat gotong royong warga dalam merawat fasilitas umum di lingkungan mereka.
Dipost : 30 Agustus 2026 | Dilihat : 6
Share :